+62 831-1968-0369 info@smkahr.sch.id
Senin - Jumat, 07.00 - 13.00
Logo SMK AHR
SMK Ansoruna Hade Rancage Vokasi Agribisnis & Logistik

Peringati Hari Anak Nasional ke-42, SMK Ansoruna Hade Rancage Dukung "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan"

BOJONG, PURWAKARTA – Kamis (23/7/2026), seluruh Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang ke-42. Peringatan tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak generasi penerus bangsa.

Sejarah Hari Anak Nasional berawal dari pengesahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984, pemerintah menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tahun.
Tema HAN 2026 mengandung tiga pesan utama. "Sayang Anak" mengajak seluruh pihak memberikan kasih sayang, pengasuhan positif, serta menghormati hak-hak anak tanpa diskriminasi. "Lindungi" menekankan tanggung jawab bersama mencegah kekerasan, eksploitasi, perundungan, perkawinan anak, hingga ancaman di ruang digital. "Bangun Masa Depan" menegaskan pentingnya investasi melalui pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, pemenuhan gizi, dan pengembangan potensi anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menegaskan perlindungan anak harus diperkuat menyeluruh dari keluarga, sekolah, ruang publik, hingga ruang digital. "Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 mengusung tema Sayang Anak, Lindungi Anak untuk Membangun Masa Depan Bangsa. Tema ini penting karena angka kekerasan terhadap anak masih tinggi dan kami melihat fondasi utamanya ada di keluarga," ujarnya.

Keluarga besar SMK Ansoruna Hade Rancage turut menyemarakkan peringatan HAN 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan di lingkungan sekolah, seperti lomba mewarnai, permainan tradisional, serta sesi edukasi tentang pentingnya perlindungan anak dan pencegahan perundungan di sekolah. Kegiatan ini sejalan dengan semangat HAN 2026 untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak.

Logo HAN 2026 menampilkan ilustrasi tiga anak yang memegang bendera Merah Putih, melambangkan kesetaraan seluruh anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas, untuk meraih cita-cita. Warna merah putih mencerminkan nasionalisme dan persatuan, sementara garis abu-abu menggambarkan dinamika pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Kepala SMK Ansoruna Hade Rancage, Ibu Eli Asiah, S.Si, menyampaikan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

"Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan kesempatan untuk mengembangkan potensinya. SMK Ansoruna Hade Rancage berkomitmen menjadi sekolah yang ramah anak, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal," ujarnya.

Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi anak-anak Indonesia. Selamat Hari Anak Nasional 2026! Mari bersama wujudkan Indonesia yang ramah dan aman bagi setiap anak. Ansoruna, Sekolah Vokasi Berkarakter!